The Most/Recent Articles

"Polda Lampung diminta turunkan tim khusus"Periksa proyek APBN JALINTENG"

KotabumiNews | Lampung Utara - Program pemerintah dalam memerangi korupsi, jelas yang di utamakan dalam negeri ini. namun bilamana hal tersebut, tidak di jalan kan.tentu nya,dalam bagian pengawasan khususnya Aparat Penegak Hukum (APH) yang tidak tepat atau lagi di biarkan sengaja.se akan-akan tutup mata,tentu nya dapat gagal dalam memerangi korupsi.

Selaku peran sebagai sosial kontrol, tentunya kami awak insan pers mempunyai batasan - batasan tertentu dalam mengawasi perihal tentang penggunaan anggaran pemerintah yang dikelola baik secara rekanan maupun pegawai (swakelola) yang terkait dalam hal mengelola anggaran.


Maka tentunya jelas,selaku mitra kerja pada APH sangat diperlukan kerjasama yang baik.seperti halnya"bilamana adanya pemberitaan di media manapun yang bersifat diduga adanya unsur penyimpangan,maka aparat penegak hukum dapat mengkaji atas info dari pemberitaan tersebut agar dapat ditindak lanjuti.

Seperti hal nya pekerjaan proyek APBN Jalan Lintas tengah ( jalinteng ), yang saat ini sedang dalam proses pelaksanaan nya. Pt.Abiyan nata karya selaku pemenang tender pekerjaan Preservasi jalan dan jembatan ruas bukit kemuning - Terbanggi besar.dengan sumber anggaran Rp.12.450.793.273.13 kementrian perumahan umum dan perumahan rakyat. diduga kuat proyek yang bernilai milyaran rupiah ini tidak sesuai dengan ketentuan dan penuh dengan mark'up.

Pasalnya"diduga ketebalan aspal tidak sesuai, kedalaman lubang yang di bongkar ulang tidak memenuhi spek dan tidak dibersihkan ditambah lagi tidak sesuai nya aspal yang tertera dalam dalam kontrak sekian kilo nya. gelaran aspal yank tidak dipadat kan. ditambahkan lagi"Talut yang mana dalam penyusunan batu hingga lapisan lantai dasar yang tidak sesuai spek sehingga bangunan tidak kokoh.


Dari hasil pantauan awak media ini pun, saat diwawancarai "Bung zul selaku pelaksana pekerjaan dalam poyek jalan ini menerangkan bahwasannya pelaksanaan pekerjaan proyek Jalinteng saat ini telah sesuai dengan ketentuannya,,dan tidak benar bahwasan nya penuh dengan mark'up,,ujar zul

Hal ini pun dapat dibuktikan dari proyek jalan di jalinteng ini yang setiap tahunnya selalu dibenahi.

Komitmen ini di ambil dari salah satu tokoh masyarakat (sandi) saat di wawancarai mengatakan pada awak media ini khusunya di Kab.Lampung utara tepatnya sepanjang jalan soekarno hatta yang mana tidak bertahan lama setelah di aspal sehingga menyebabkan jalan berlubang dan hancur.bahkan menimbulkan korban hingga terbalik akibat jalan berlubang selaku pengguna kendaraan bermotor...papar sandi""

Lanjut sandi, sangat disayangkan. yang mana dalam proyek jalinteng ini yang bersumber anggarannya dari APBN,dengan nilai milyaran rupiah.tidak dapat dirasakan oleh pengguna jalan dikarnakan jalan yang telah diperbaiki selalu rusak dalam kurun waktu yang hitungan bulan saja.

Sehingga"menimbulkan kerugian pada negara tanpa di ketahui oleh Bpk Kementrian PU PR dan dirjen. hal ini seakan - akan oknum satker dibawah dirjen dan pada aparat penegak hukum menjadi tutup mata.

Semoga'' dengan adanya pemberitaan ini dapat dijadikan sebagai info pada APARAT PENEGAK HUKUM dan Pihak BALAY BESAR selaku satker terkait. sehingga dapat turun dan mengkroscek langsung kelapangan ruas terbanggi besar - bukit kemuning. yang mana diduga kuat adanya unsur mark'up / KORUPSI.hal ini pun semoga dapat diklarifikasi pada pihak terkait.ungkap sandi..



Tentunya jelas,,pada pihak terkait yakni balay besar dapat memberikan sanksi/memberikan teguran keras pada pemenang tender. Begitupun pada Aparat Penegak Hukum(APH) melalui info dari pemberitaan dimedia ini dapat mempelajari nya dengan menindaklanjuti menurunkan tim khusus.dikarnakan,lagi fase pelaksanaan nya saja sudah diduga kuat menjadikan kegiatan proyek pekerjaan JALINTENG ini penuh dengan mark'up... (Red)

Tekab 308 Amankan Dua Pelajar Pelaku Curas

KotabumiNews | Tanggamus - Dua pelaku Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) sasaran sepeda motor yang terjadi pada Rabu 26 Oktober 2022 di TKP Pekon Kuncoro, Semaka berhasil diamankan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus.

Kedua pelaku berinisial AP (17) dan DP (17) merupakan remaja Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus yang sebelumnya juga teridentifikasi kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar TKP.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, S.H., M.H mengungkapkan, kedua pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan dikuatkan korban mengenali ciri-ciri pelaku dikuatkan CCTV yang berada dekat TKP.

“Berdasarkan penyelidikan tersebut, dibantu warga Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong pada 29 Oktober 2022,” Ungkap Iptu Hendra Safuan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P., Minggu (13/11/22).

Kasat menjelaskan, kronologis kejadian pada Rabu tanggal 26 Oktober 2022 sekira Jam 17.30 WIB, saat korban Ariyan (14) dan temannya melintas di Pekon Srikuncoro, Kecamatan Semaka, mereka dihentikan oleh Dua pelaku untuk meminta rokok.

Setelah tidak diberikan, kemudian kedua pelaku mengambil paksa motor korban, sehingga korban melaporkan kepada orang tuanya dan dilanjutkan melapor ke Polres Tanggamus.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sepeda motor honda beat BE 6872 ZG senilai Rp. 24 Juta sehingga melapor ke Polres Tanggamus,” Jelasnya.

Sambungnya, setelah melakukan identifikasi melalui rekaman CCTV sehingga teridentifikasi kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Semaka sehingga dibantu keluarga korban keduanya berhasil diamankan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut, kedua pelaku diamankan di Polres Tanggamus dan terhadap mereka dijerat Pasal 363 KUHPidana.

“Ancaman maksimal 9 tahun, dalam penyidikannya tetap mengacu UU Peradilan Anak,” Tandasnya.

Kunjungi Pertandingan Futsal SMAN 2 Kotabumi, Wansori Supoert Ruang Milenial Salurkan Bakat Positif

KotabumiNews | Lampung Utara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Utara Wansori, S.H kunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 /Jalawiyata Kotabumi dalam rangka Rundown Roadshow pertandingan futsal antara sekolah dan pemuda.

Dalam kunjungan ketua DPRD Lampung Utara itu, yang di sambut langsung oleh kepala sekolah SMAN 2 Jalawiyata Nanang Wahidin, M.Pd ketua PGRI kecamatan Kotabumi Utara Joko Subroto dan para wakil kepala sekolah ramai digelar di lapangan futsal SMAN 2 setempat. 10 November 2022.

Kegiatan Rundown Roadshow pertandingan futsal antara sekolah dan pemuda yang merupakan kegiatan positif para kaum milenial itu didukung penuh oleh ketua DPRD guna menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan.

Turut dihadiri ketua umum panitia pelaksana Riski Sangun, kegiatan itu di meriahkan juga oleh musik grup band Akustik Klasik Lampung yang di bentuk secara mandiri oleh pihak sekolah SMAN 2 Kotabumi. Disela memberikan sambutan Wansori memberikan kuis dengan anak-anak sekolah dengan hadiah uang tunai.

Dikatakan Wansori, kehadirannya dalam Rundown Roadshow pertandingan futsaldi SMAN 2 kotabumi Itu merupakan bentuk Suport terhadap para kaum muda, agar kedepan dapat tercipta pemuda-pemudi yang sukses dengan pemikiran-pemikiran yang memiliki terobosan baik untuk agama bangsa dan negara.

“Semoga ruang dan fasilitas sebagai upaya DPRD mensuport para anak-anak untuk dapat menumbuh kembangkan hal-hal positif kedepannya, terjauh dari prilaku negatif dan narkoba serta lain sebagainya” Harap Wansori.

Senada yang di sampaikan oleh Nanang Wahidin selaku kepala sekolah, di sela konfirmasi saat pertandingan baru di mulai. Dirinya berharap agar para pemuda-pemudi dapat ikut serta dalam olahraga sampai kekancah nasional.

“Kami sangat berterimakasih kepad DPRD atas adanya kegiatan ini, sehingga bakat anak-anak dapat tersalurkan. Dengan adanya fasilitas ini Alhamdulillah mudah-mudahan apa yang menjadi harapan dalam kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses.

Sementara SMAN 2 kotabumi dalam pertandingan Futsal piala DPRD Lampung Utara se-lampung itu. SMAN 2 Kotabumi telah mempersiapkan 3 klub Futsal untuk ikut bertanding memperebutkan Piala DPRD Lampung Utara.

PGL PG Pesawaran Gelar Aksi Tanyakan Status Usai Seleksi P3K

KotabumiNews | Pesawaran - Puluhan tenaga honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Lulus Passing Grade (PGL PG) kabupaten pesawaran melakukan aksi damai di depan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten pesawaran.

Dalam aksi damai tersebut para guru honorer memintak kepastian kepada pemerintah Daerah( pemda) mengenai status mereka setelah mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Kami yang berjumlah 342 tenaga honorer yang lulus passing grade, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian, bahkan ada informasi yang akan di akomodir hanya 91 orang saja,” kata Koordinator Lapangan (korlap). PGLPG kabupaten pesawaran Bp Panji, Selasa (08/11/2022).

“Kami juga sudah beraudiensi beberapa kali dengan DPRD, BPKAD dan BKPSDM mengenai persoalan ini, ” pungkasnya. menanggapi hal itu Asisten II Bidang Ekonomi dan pembangunan(Ekobang) pemkab pesawaran Bpk Marzuki mengatakan jika pengkab pesawaran pesawaran telah mengambil langkah kebijakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Menyikapi persoalan ini, pak bupati Dendi Ramadhona telah mengambil kebijakan yang rasional, dimana kita akan akomodir apa yang di sampaikan oleh para teman-teman guru honorer, kita akan angkat guru honorer menjadi P3K tetapi sesuai kemampuan anggaran kita dan kita lakukan bertahap,” kata Marzuki.

“Sebab jangan sampai kita angkat 342 orang guru honorer ini semua, tetapi karena kemampuan anggaran kita terbatas, nanti malah nasipnya tidak jelas, sudah status honorer lepas, P3knya tidak jelas, ” kata dia. Ia mengaku, pemkab pesawaran selalu mengambil langkah dalam menyikapi persoalan honorer.

” kenapa kita bertahap baru 91 orang guru yang akan ter akomodir, karena kita juga harus selesaikan bagaimana honorer tenaga kesehatan, kemudian tenaga teknis lainnya, yang juga ingin ter akomodir menjadi P3K ini, maka kita polanya bertahan sesuai kemampuan anggaran kita,” timpalnya.

Kemudian, lanjutnya, kondisi anggaran pasca pandemi Covid-19 dari tingkat daerah hingga ke pusat sedang dalam keadaan belum stabil.

“Untuk anggaran gaji kita perlu adanya penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, maka nya mari kita doakan agar pak bupati selalu sehat, karena sampai sekarang pak bupati juga terus berusaha memintak penambahan DAU ke pusat untuk mengakomodir kebutuhan pengangkatan P3K ini, baik itu Guru, Tenaga Kesehatan, maupun tenaga teknis lainya, ” pungkasnya.

Kapolres Lampung Utara Terima Penghargaan Presisi Award dari Lemkapi

KotabumiNews | Lampung Utara - Kepala Kepolisian Resor Lampung Utara (Kapolres) AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. menerima penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Senin (07/11/22).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi, Dr.Edi Saputra Hasibuan,SH., MH. Kepada Kapolres Lampung Utara dengan disaksikan para pejabat utama Polres Lampung Utara.

Pada kesempatan tersebut, Dire ktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan mengatakan kami datang kesini pada hari ini menyampaikan apresiasi, menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Lampung Utara beserta seluruh jajarannya.

Kami tahu selama ini banyak sekali kinerja yang diapresiasi oleh masyarakat banyak yang memberikan apresiasi kepada Polres Lampung Utara termasuk misalnya kami melihat dalam 2 bulan ini melihat Kapolres bersama seluruh jajaran juga hadir ke pelosok daerah-daerah termasuk juga ke gang-gang menggunakan motor termasuk juga Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara, kami juga tahuprestasinya selama ini banyak mengungkap kasus kejahatan dalam hal memberikan pelayanan, perlindungan kepada masyarakat.

“Apa yang telah dilakukan Polres Lampung Utara tentunya akan banyak mendapatkan apresiasi, atas dasar itulah kami datang kesini menyampaikan terimakasih kepada Kapolres beserta seluruh jajarannya karna sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami bangga apa yang telah di lakukannya telah mendapat apresiasi dari masyarakat,” ujarnya.



Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat teruslah dukung Polri, teruslah dukung Polda Lampung dan teruslah dukung Polres Lampung Utara didalam hal memberikan pelayanan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, jika ada hal-hal misalnya perlu dukungan perlu bantuan sampaikan segera kepada Polres Lampung Utara agar polres bisa merespon cepat, sampaikan apa saja misalnya gangguan kamtibmas jangan ragu-ragu insyaallah Polres Lampung Utara akan melakukan pelayanan yang cepat.

Sementara itu, Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail sesaat setelah menerima penghargaan, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lemkapi yang telah memperhatikan kinerja Polres Lampung Utara selama ini.

Dua Kereta Api Babaranjang "Adu Banteng" di Lampung, Kedua KA Masuk Jalur 1 Stasiun Rengas

KotabumiNews | Lampung Tengah - Dua kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) bertabrakan di area Stasiun Rengas, Kecamatan Bekti, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, pada Senin (7/11/2022) dini hari.

Tabrakan tak bisa dihindari lantaran kedua KA Babaranjang itu melaju pada lintasan yang sama.

Pihak PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (KAI Divre IV) Tanjungkarang pun telah membenarkan adanya insiden tersebut.

Kronologi kejadian

Kepala bagian hubungan masyarakat (Kabag Humas) PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.25 WIB dini hari.

Dia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika KA Babaranjang Nomor Plb 3031A melaju di jalur 1 Stasiun Rengas dari arah Stasiun Bekri, sedangkan dari arah berlawanan datang KA Babaranjang Nomor Plb 3056A dari Stasiun Tegineneng.

"Info dari pengatur perjalanan kereta api (PPKA) Rengas, kedua KA ini sama-sama masuk jalur I Stasiun Rengas, sehingga tabrakan terjadi," kata Jaka, dikutip dari kotabuminews.eu.org, Senin (7/11/2022).

PT KAI memohon maaf

Jaka menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan dua kereta Babaranjang itu.

Meski begitu, Jaka melanjutkan, PT KAI Divre IV Tanjungkarang memohon maaf karena insiden tersebut berdampak pada perjalanan kereta api lainnya.

“Kami memohon maaf atas terganggunya perjalanan kereta api lintas Tanjungkarang - Baturaja - Kertapati yakni KA Rajabasa Ekspres relasi Tanjungkarang - Kertapati (PP) dan KA Kualastabas relasi Tanjungkarang - Baturaja (PP)," ungkapnya.

Dia menyatakan, pihaknya memberi kesempatan kepada para penumpang KA Rajabasa Ekspres untuk membatalkan tiket perjalanannya.

"Dengan pengembalian tiket bea (tiket) 100 persen," janjinya.

Fokus evakuasi Jaka menerangkan, saat ini pihaknya tengah fokus melakukan evakuasi kedua kereta Babaranjang yang bertabrakan itu.

Pasalnya, insiden "adu banteng" itu telah mengganggu sejumlah perjalanan kereta api rute lainnya.

"Mulai keberangkatan dari dan menuju Stasiun Tanjungkarang atau pun Stasiun Baturaja, dibatalkan," ujar Jaka.

“Semoga dalam waktu dekat jalur dapat kembali normal," imbuhnya.

Dia pun kembali menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna KA atas terganggunya perjalanan akibat kecelakaan tersebut.

“Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa KA atas ketidaknyamanan ini," pungkasnya.

Dorong Masyarakat Urus Dokumen Adminduk, Dukcapil Segera Terbitkan Panduan Pencatatan Sipil

KotabumiNews | Bogor - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus berupaya memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota dengan melakukan digitalisasi administrasi kependudukan.

Agar berbagai kemudahan ini dipahami tidak hanya oleh publik sebagai pengguna layanan, dan juga bagi petugas Dukcapil yang melayani masyarakat sehari-hari, maka Ditjen Dukcapil khususnya Direktorat Pencatatan Sipil (Capil) membuat Buku Petunjuk Teknis Pencatatan Sipil.

Program ini didukung oleh Dana Anak-Anak PBB-UNICEF dengan menggelar Focus Grup Discussion Kegiatan Evaluasi Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran dan Penyusunan Buku Petunjuk Teknis Pencatatan Sipil di Bogor, Sabtu (05/11/2022).

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya menyampaikan, kegiatan tiga hari sejak 26-28 Oktober 2022 ini untuk menyusun petunjuk teknis bagaimana mendorong masyarakat bisa mendapatkan hak-haknya atas dokumen kependudukan dengan mudah dan cepat.

“Esensi petunjuk teknis bukan hanya cara membuat sesuatu, tetapi mendorong masyarakat agar bisa mendapatkan hak-haknya dengan mudah dan cepat. Maka tolong esensi buku juknis yang ditonjolkan adalah kemudahan dalam pelayanan Dukcapil,” ujar Dirjen Zudan.

Dirjen Zudan menekankan, ideologi atau semangat yang ditanamkan dalam juknis tersebut adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat, seperti tercermin dalam jargon yang kerap didengungkan yakni “Pelayanan yang membahagiakan masyarakat”.

Dengan memberikan berbagai kemudahan akan membuat masyarakat senang mengurus dokumen kependudukan. “Sebab, petugas Dukcapil memberikan pelayanan yang baik dan cepat, mudah serta tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat pun merasa berbahagia sejak mengurus sampai mendapat dokumen yang diinginkan,” kata Zudan.

Direktur Capil Handayani Ningrum menambahkan, tujuan FGD untuk membahas buku juknis pencatatan sipil menjadi sebuah buku yang mudah dipahami dan tidak membosankan pembaca.

“Jadi tantangan membuat juknis adalah tidak melulu berisi narasi yang panjang, tetapi dibantu penjelasannya dengan tampilan gambar ilustrasi, desain grafis yang menarik, sehingga bagi yang agak malas membaca pun mampu memahami penjelasan teknis yang dimaksud,” jelas Ningrum.

Ningrum pun menyebutkan aspek hukum dalam pelayanan capil sangat kental dan melekat pada diri pribadi dan keluarga. Sehingga diperlukan dalam juknis informasi hukum secara lengkap, akurat, namun tetap dengan penyampaian yang mudah dipahami.

“Tidak main-main seluruh dokumen kependudukan pencatatan sipil itu ada langkah-langkah petunjuk atau SOP, sesuai koridor hukum, kadang diwarnai oleh berbagai kendala namun tetap ada solusinya. Ini yang sedemikian rupa disajikan dalam juknis sehingga mudah dipahami oleh pembaca,” tambah Ningrum.

Sementara, Astrid Gonzaga Dionisio, staf UNICEF Child Protection Specialist mengatakan, pihaknya mendukung penerbitan buku Juknis Pencatatan Sipil berbasis sistem hukum yng berlaku.

“UNICEF sejak awal selalu mendukung usaha kita bersama dalam pembahasan buku pentunjuk teknis ini. Sesuai arahan Bapak Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh kita maksimalkan, sehingga terbit buku juknis untuk petugas di daerah agar bisa melakukan kemudahan dalam melayani masyarakat,” kata Astrid. Dukcapil.