Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel. Tampilkan semua postingan

Kamis, Januari 12, 2023

Lebih 8 Abad Berdiri, Masjid Kokoh Hanya Pakai Kayu Tanpa Paku



kotabuminews.eu.org - Jika suatu saat jalan-jalan ke Turki, cobalah untuk mengunjungi Masjid Gogceli yang berdiri tegak di Provinsi Samsum, Turki. Tidak akan ada yang bakal menyangka bahwa umur masjid yang dibangun menggunakan kayu tanpa paku ini telah mencapai usia 8 abad lebih.

Dibangun pada tahun 1206 Masehi, masjid yang seluruhnya terbuat dari kayu ini sudah menjadi tempat sujud umat Muslim selama 811 tahun. Tak satu pun paku dipakai untuk melekatkan masjid ini.

Masjid Gogceli merupakan salah satu contoh bangunan dengan gaya arsitektur kayu Anatolia yang paling indah, selain juga merupakan masjid kayu tertua yang ada di Turki.

Walau tak berpaku, masjid ini tidak pernah roboh atau rusak meski diterjang gempa selama delapan abad terakhir. Ini karena lantainya sengaja dibuat tahan gempa.

Keindahan Masjid Gogceli semakin terasa karena motif-motif di dinding bagian dalamnya dicat dengan cat alami yang sampai kini tak luntur.

Imam Masjid Gogceli, Ahmet Ozkose, menceritakan riwayat masjid ini kepada koresponden Anadolu Agency. Menurut sebuah riwayat, masjid Masjid Gogceli dibangun pada masa Seljuk ini adalah masjid pertama yang dibangun setelah Islam masuk ke Anatolia, pasca pertempuran Manzikert. “Namun ada sebuah riwayat lain,” lanjut Ahmed.

Dalam kisah lain itu, ada beberapa kerajaan kecil dan besar yang melakukan perlawanan terhadap proses pengislaman di wilayah itu. Lalu datanglah seorang komandan Muslim dan pasukannya ke daerah Laut Hitam dan membangun masjid ini untuk menghentikan perlawanan mereka.

Pada tahun 1990 lalu, beberapa ilmuwan pernah mengambil sampel kayu masjid ini untuk dites ketuaannya. Hasil tes menunjukkan bahwa Masjid Gogceli memang sudah berusia delapan abad. “Mudah-mudahan setelah ini juga masih akan terus berdiri,” harap Ozkose.

Masjid ini dapat menampung 300 jemaah dan masih aktif digunakan untuk beribadah hingga kini. Banyak juga wisatawan yang berkunjung untuk melihat langsung dan berdoa di masjid bersejarah ini.
Share:

Sabtu, Oktober 22, 2022

Pulau Pahawang, Tempat Wisata Favorit di Lampung

KotabumiNews - Berwisata ke Provinsi Lampung tidak lengkap jika belum menikmati keindahan Pulau Pahawang.

Berwisata ke Pulau Pahawang sudah menjadi salah satu pilihan bagi warga lokal maupun wisatawan domestik.

Tak heran jika pulau dengan pantai pasir putih dan pemandangan laut yang indah ini kerap ditawarkan dalam paket wisata.

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, ribuan orang bisa berkunjung ke pulau ini dalam sehari pada saat liburan sebelum pandemi.

Baca juga : MANFAAT BUAH KEDONGDONG YANG JARANG DIKETAHUI

Lalu, apa sebenarnya yang membuat Pulau Pahawang begitu istimewa?

Baca juga : Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan

Sejarah Pulau Pahawang

Dikutip dari laman Jadesta Kemenparekraf, asal nama pulau ini dijelaskan oleh cerita masyarakat setempat.

Dikisahkan pada tahun 1700-an masehi, seorang nahkoda asal China bernama Hawang menemukan pulau ini.

Ia kemudian menetap dan memiliki seorang putri bernama Pok Hawang, yang kemudian menjadi nama dari pulau ini.

Lokasi yang tidak terlalu jauh

Diketahui Pulau Pahawang berada di Teluk Lampung dan masuk ke dalam wilayah Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Lokasi yang mudah dijangkau menjadi salah satu kelebihan ketika memutuskan untuk berkunjung ke pulau ini.

Wisatawan dapat dengan mudah mampir ke pulau ini karena tidak memerlukan waktu berhari-hari.

Hal ini karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Kota Bandar Lampung yaitu sekitar 2 jam saja.



Akses masuk dari Dermaga Ketapang

Wisatawan bisa masuk ke Pulau Pahawang dengan menaiki kapal sewa dari Dermaga Ketapang.

Banyak perahu yang bisa disewa dengan harga berbeda-beda dan bisa disesuaikan dengan durasi pengantaran.

Tiket masuk ke pulau ini pun sebenarnya gratis. Namun untuk menikmati area wisata yang dikelola warga atau pemilik penginapan tentunya akan dikenakan biaya.

Memiliki fasilitas penginapan di atas laut

Pulau Pahawang juga memiliki fasilitas lengkap bagi para wisatawan, termasuk pilihan penginapan.

Kebanyakan wisatawan akan memilih penginapan di tepi pantai agar bisa menikmati suasana sunset ataupun sunrise.

Untuk wisatawan yang ingin sensasi berbeda,terdapat penginapan yang dibangun di atas laut.



Wisata laut yang lengkap

Pulau Pahawang memiliki pilihan wisata yang lengkap mulai dari area pantai hingga area lepas pantai.

Di pantainya wisatawan bisa berjalan-jalan, atau menikmati kuliner di tepi pantai.

Sementara aktivitas lepas pantainya tidak hanya berenang, namun juga snorkeling atau menyelam dan melihat keindahan dasar laut.

Wisatawan bisa menyewa alat di sekitar pantai yang dikelola warga setempat dengan biaya yang cukup terjangkau.

Bisa berpetualang ke pulau sekitar

Pulau Pahawang terbagi menjadi dua, yaitu pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil.

Pulau Pahawang Besar merupakan pulau yang berpenghuni dan memiliki fasilitas lengkap.

Sementara Pulau Pahawang Kecil tidak berpenghuni namun memiliki pantai yang landai dan indah.

Apabila surut, akan muncul jembatan pasir yang menghubungkan dengan pulau di sekitarnya.

Wisatawan bisa menginap di pulau ini dan menikmati pemandangan yang indah dari Pulau Pahawang.

Sumber : pariwisata.pesawarankab.go.id, jadesta.kemenparekraf.go.id
Share:

Blog Archive

Definition List

ads

Unordered List

recentposts

Support

randomposts