Tampilkan postingan dengan label Pesawaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawaran. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 01, 2022

KONI Siap Hadapi Porprov IX Lampung

kotabuminews.eu.org
KotabumiNews | Pesawaran - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesawaran siap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Lampung.

Kesiapan itu antara lain dapat terlihat dari Sekretariat Kontingen Kabupaten Pesawaran yang mulai dibuka sejak 30 November hingga 14 Desember 2022.

Kepala Sekretariat Kontingen Pesawaran, Mediansyah menyebut pihaknya telah menyiapkan Sekretariat bertempat di Hotel G Syariah, Bandar Lampung.

“Selain sebagai Sekretariat kontingen Pesawaran, kami juga menyediakan penginapan bagi panitia teknis, atlet serta official yang berjumlah lebih dari 300 orang,” Kata Mediansyah, Kamis (1/12/22).

Menurutnya, atlet asal Kabupaten berjuluk Bumi Andan Jejama itu sudah mulai bertanding sejak tanggal 30 November lalu yang akan berlangsung hingga 14 Desember 2022.

“Seluruh aktivitas kontingen akan dipusatkan di Hotel G Syariah, agar memudahkan dalam pemantauan pertandingan nantinya. Selain itu KONI Pesawaran juga menyiapkan tiga armada antar jemput atlet dan official,” Ujarnya.

Sementara, Ketua KONI Pesawaran, Sonny Zainhard Utama mengatakan kontingen Kabupaten setempat dijadwalkan untuk mengikuti upacara pelepasan yang akan digelar pada Jum’at 2 Desember 2022.

“Aktivitas Sekretariat memang sudah mulai dibuka karena mengikuti jadwal tanding atlet. Nah, untuk upacara pelepasan kontingen baru akan dilakukan besok Jum’at (2/12/22) Kontingen akan diberangkatkan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona,” Kata Sonny.

www.domainesia.com
Share:

Selasa, November 08, 2022

PGL PG Pesawaran Gelar Aksi Tanyakan Status Usai Seleksi P3K

KotabumiNews | Pesawaran - Puluhan tenaga honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Lulus Passing Grade (PGL PG) kabupaten pesawaran melakukan aksi damai di depan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten pesawaran.

Dalam aksi damai tersebut para guru honorer memintak kepastian kepada pemerintah Daerah( pemda) mengenai status mereka setelah mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Kami yang berjumlah 342 tenaga honorer yang lulus passing grade, tetapi sampai sekarang belum ada kepastian, bahkan ada informasi yang akan di akomodir hanya 91 orang saja,” kata Koordinator Lapangan (korlap). PGLPG kabupaten pesawaran Bp Panji, Selasa (08/11/2022).

“Kami juga sudah beraudiensi beberapa kali dengan DPRD, BPKAD dan BKPSDM mengenai persoalan ini, ” pungkasnya. menanggapi hal itu Asisten II Bidang Ekonomi dan pembangunan(Ekobang) pemkab pesawaran Bpk Marzuki mengatakan jika pengkab pesawaran pesawaran telah mengambil langkah kebijakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Menyikapi persoalan ini, pak bupati Dendi Ramadhona telah mengambil kebijakan yang rasional, dimana kita akan akomodir apa yang di sampaikan oleh para teman-teman guru honorer, kita akan angkat guru honorer menjadi P3K tetapi sesuai kemampuan anggaran kita dan kita lakukan bertahap,” kata Marzuki.

“Sebab jangan sampai kita angkat 342 orang guru honorer ini semua, tetapi karena kemampuan anggaran kita terbatas, nanti malah nasipnya tidak jelas, sudah status honorer lepas, P3knya tidak jelas, ” kata dia. Ia mengaku, pemkab pesawaran selalu mengambil langkah dalam menyikapi persoalan honorer.

” kenapa kita bertahap baru 91 orang guru yang akan ter akomodir, karena kita juga harus selesaikan bagaimana honorer tenaga kesehatan, kemudian tenaga teknis lainnya, yang juga ingin ter akomodir menjadi P3K ini, maka kita polanya bertahan sesuai kemampuan anggaran kita,” timpalnya.

Kemudian, lanjutnya, kondisi anggaran pasca pandemi Covid-19 dari tingkat daerah hingga ke pusat sedang dalam keadaan belum stabil.

“Untuk anggaran gaji kita perlu adanya penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, maka nya mari kita doakan agar pak bupati selalu sehat, karena sampai sekarang pak bupati juga terus berusaha memintak penambahan DAU ke pusat untuk mengakomodir kebutuhan pengangkatan P3K ini, baik itu Guru, Tenaga Kesehatan, maupun tenaga teknis lainya, ” pungkasnya.
Share:

Kamis, Oktober 27, 2022

Jembatan Putus Akibat Luapan Air Sungai, Ini Harapan Subagio

KotabumiNews | Pesawaran - Pasca hujan lebat yang terjadi di Kecamatan Way Ratai, jembatan penghubung antar desa yang berlokasi di Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai putus diterjang derasnya aliran sungai Talang Bandung yang berada di desa setempat.

Kepala Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai Subagio mengatakan, jembatan yang terputus tersebut merupakan satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh masyarakat untuk mengangkut hasil bumi.

"Pertama kejadian memang masyarakat tidak bisa melintasi jalan tersebut, namun saat ini masyarakat telah melakukan gotong royong untuk membangun jembatan darurat, agar masyarakat bisa melintasi jalan tersebut," katanya. Kamis (27/10/ 2022).

Dia mengatakan, meskipun telah dibangun jembatan darurat, namu hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintasi jembatan tersebut, sedangkan untuk kendaraan roda empat sementara belum bisa melewati.

"Langkah darurat yang kita ambil, membangun jembatan menggunakan batang pohon kelapa yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, hal itu dilakukan agar aktifitas masyarakat yang kerap mengangkut hasil bumi ataupun aktifitas lainnya masih bisa dilaksanakan," kata dia.

Hingga putusnya jembatan itu pihaknya juga telah menyampaikan kepada pemerintah daerah, sehingga dapat diambil tindakan perbaikan jembatan.

"Dinas terkait sudah turun melihat kondisi jembatannya, kami berharap agar pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut, sehingga bisa dengan segera dilalui kendaraan roda empat," harap dia.

Selain terputusnya jembatan, lanjutnya, derasnya aliran sungai Talang Bandung juga, mengakibatkan jalan pertanian yang berada di Dusun Kaliawi Desa Gunung Rejo, terkikis air sehingga jalan yang bisa digunakan hanya sisa kurang dari satu meter.

"Kami berharap, pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan atas musibah yang terjadi ini, karena jalan dan jembatan ini merupakan akses yang bisa dilalui masyarakat kami yang berprofesi sebagai petani," tandasnya.
Share:

Blog Archive

Definition List

ads

Unordered List

recentposts

Support

randomposts