Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, November 30, 2022

Musim Migrasi Ikan Bayer Pendapatan Tambahan Warga Palaspasemah



KotabumiNews | Lampung Selatan - Masyarakat Desa Palapasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali mendapat berkah musiman dari Sungai Way Pisang. Pasalnya, migrasi ribuan ikan dari berbagai jenis memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat.

Santi (40), salah satu warga sekitar, mengaku ribuan ikan kecil datang dari Sungai Sekampung dan bermigrasi ke hulu Sungai Way Pisang. Kemudian berhenti di pintu gerbang Bendungan Sungai Way Pisang, Desa Palaspasemah.

"Masyarakat di sini menyebutnya ikan julung-julung, sama dengan ikan palau mudik. Ribuan ikan ini berasal dari Sungai Sekampung, jaraknya hampir empat kilometer dari Bendungan Palaspasemah," ujarnya, Rabu, 30 November 2022.

Ia mengatakan, fenomena migrasi ribuan ikan membuat Bendungan Palaspasemah langsung dipenuhi manusia sejak sepekan terakhir. Sebagian besar masyarakat menggunakan alat tangkap berupa jaring persegi dengan rangka bambu yang dicelupkan ke dasar sungai.

Hal senada diungkapkan Tina (35), warga lainnya. Diakuinya, fenomena ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Desa Palaspasemah untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Untuk satu kilogram ikan palau bisa dijual seharga Rp 5.000. Sedangkan ikan perdana dijual dengan harga lebih tinggi Rp 15 ribu per kilogram.

“Yang turun ke sungai untuk menangkap ikan kebanyakan ibu-ibu. Hasil tangkapannya bisa dijual langsung di lokasi. Banyak yang datang membeli ikan ini. Mereka bisa dapat Rp50.000 hingga Rp100.000 sehari, itu bisa buat tambahan. uang untuk dapur,” katanya.
Share:

Senin, Oktober 31, 2022

Korban Meninggal Menjadi 3 Orang, 1 Dinyatakan Hilang

KotabumiNews | Lampung Selatan - Jumlah korban jiwa akibat banjir yang melanda Kabupaten Lampung Selatan kini bertambah.

Dari hasil kaji cepat yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan per hari Jumat 28 Oktober 2022, korban meninggal dunia menjadi tiga orang dan satu dinyatakan hilang.

Sebelumnya, dua anak beranjak remaja dilaporkan hanyut dan meninggal dunia dalam bencana banjir di Desa Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Peristiwa itu terjadi ketika kedua korban bermain di gubug persawahan. Mereka kemudian turun menuju sungai dan seketika itu air meluap dan menghanyutkan keduanya.

“Banjir yang terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi itu telah berdampak di empat kecamatan yang meliputi Kecamatan Sidamulya, Kecamatan Kitabung, Kecamatan Candipulo, dan Kecamatan Kalianda,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis BNPB, Sabtu 29 Oktober 2022.

Banjir juga telah merendam sebanyak 697 rumah yang ditinggali oleh kurang lebih 697 KK. Banjir telah menyebabkan 2 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak sedang.

Selain itu ada 1 rumah ibadah terdampak, 2 jembatan rusak dan 2 titik tanggul jebol.

“Atas bencana tersebut ada sebanyak 200 warga terpaksa harus mengungsi,” ujarnya.

Di samping itu, tim gabungan juga terus berpatroli untuk monitoring dan pendataan lebih lanjut, bergotong-royong membersihkan puing.

Kondisi saat ini air masih menggenangi di beberapa titik dan cuaca terpantau mendung berawan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
Share:

Blog Archive

Definition List

ads

Unordered List

recentposts

Support

randomposts